Kisah Seorang Gadis Tanpa Arah Berujung Menjadi "Programmer"

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Gadis Tanpa Arah Berujung Menjadi 

"Programmer"

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Hallo teman-teman, apa kabar kalian semua? semoga dalam keadaan baik ya.. :)
Disini aku ingin menulis sebuah cerita, mengenai seorang gadis yang tidak mempunyai arah hidup untuk menjadi apa dia nanti. Namun, berkat lingkungan sekitarnya ia sekarang telah menjadi seorang programmer yang luarbiasa penghasilannya. 
Yuk kita simak ceritanya..

          Asal mula, di suatu daerah ibukota tinggalah suatu keluarga kecil dimana yang bisa kita lihat perekonomian mereka hanya terbilang cukup. Tidak kaya ataupun miskin, tepatnya sederhana. Seorang gadis yang sedang beranjak dewasa, terlahir dari kedua orangtua yang sangat sayang kepadanya. Hingga apapun akan dilakukannya, demi putrinya menjadi seorang anak yang kelak sukses. Tetapi, sangat amat disayangkan. Ketika si gadis ini telah menduduki bangku SMA, ia terus memikirkan bagaimana kehidupannya kelak setelah lulus dari SMA. Ia meratapi dirinya yang sampai umur 18 tahun, masih bingung untuk memilih jalan untuk masa depannya. Apalagi, ketika ia melihat teman-temannya yang telah membicarakan dan mendiskusikan tentang tujuan mereka. Ia semakin bingung atas itu. 
          Hari demi hari, ujian demi ujian wajib untuk kelulusan SMA pun tiba dan hampir selesai. Namun, sampai detik itu juga, si gadis ini masih terus mempertanyakan dirinya ingin kemana. Pada akhirnya, setelah pulang sekolah pun ia berjalan menuju sang ibunda. Ia bertanya dan berkeluh kesah tentang rasa yang membingungkan tersebut. Perlu diketahui, dari kecil gadis ini sering kali bergonta-ganti cita-cita. Dari yang di tenaga medis, pendidikan, bahkan di Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika. Lanjut, ketika ia sedang membicarakan dengan ibunda nya. Ia mengatakan bahwa akan memilih untuk kuliah dengan jurusan kesehatan. Namun, seketika itu sang ibunda mengatakan "jangan, cari jurusan yang lain" . Ada apa? Padahal di SMA pun gadis ini berjurusan IPA. Tidak salah kan jika memilih jurusan kesehatan?? 
Sang ibunda pun memilih untuk memberi pilihan jurusan, katanya "Kamu ambil jurusan berbau komputer saja, dunia semakin maju akan teknologi. Peluang pekerjaan pun pasti berlimpah". 
Dari kalimat sang ibunda, entah mengapa terus menghantui pikiran si gadis. Bukan hanya sekali ia menemui ibunda nya hanya untuk diajak berdiskusi tentang hal yang sama. 
          Kelulusan pun tiba, yang mana sekarang waktunya untuk fokus memilih dan mendaftarkan diri ke Universitas dan menentukan jurusan. Pada akhirnya si gadis ini berujung memilih jurusan Teknik Informatika di suatu Universitas. Sebelum perkuliahan di mulai, ia sangat antusias sekali mencari info terus menerus tentang dunia jurusannya ini. Ketika perkuliahannya dimulai dan semester 1 berganti semester 2 dst. Ia sadar, bahwa tidak semudah itu kuliah dengan jurusan ini. Ya, mungkin untuk semua jurusan. Di suatu waktu, ia merasa untuk menyerah akan tanggungjawab nya di perkuliahan ini. Namun, berkat sang orangtuanya terutama sang ibunda, dan bahkan teman-temannya yang selalu support dan memberikan informasi mengenai suatu workshop yang bisa di ikuti oleh sang gadis. Atas informasi workshop tersebut, si gadis akhirnya mengikuti acara workshop tersebut bersama beberapa temannya. Di tempat acara itu, ia sangat-sangat dibuat tercengang atas orang-orang yang ia lihat ditempat yang baru ia kunjungi ini. Banyak sekali orang-orang yang lihai membuat code dan hebat-hebat. Di benak sang gadis, ia sangat ingin seperti mereka yang bisa memahami dan membuat suatu project dengan kode-kode bahasa pemrograman. Dalam benak nya juga, ia sangat ingin menjadi seperti tutor yang sekarang berdiri di depannya dan menjelaskan tiap-tiap code, apalagi ada tutor wanita nya. Tetapi, dilain sisi ia tersadar dan rasanya terhempas ketika mengetahui bahwa dirinya saja selama ini malas untuk belajar dan berlatih, mudah menyerah, dan sangat tidak percaya diri ketika dikerumuni oleh orang-orang hebat seperti ini.
          Sepulangnya dari tempat acara tersebut, ia masuk ke kamarnya dan berbaring diatas kasurnya. Menatap langit-langit kamar dan memikirkan apabila ia jauh lebih disiplin akan waktu yang ia punya, terus belajar dan berlatih, jauh dari kata malas, terus mencoba walaupun terus menginjak kerikil tajam, percaya diri untuk bertanya, dan hal-hal yang bisa mengubah hidupnya menjadi lebih baik pada bidang yang ia pilih sekarang, tidak luput juga ia membayangkan bagaimana tutor yang ia temui tadi , orang-orang yang baru ia kenal dan terlihat sangat menajubkan, akankah ia bisa seperti mereka?
Lalu, bola matanya bergeser dan mendapati suatu rangkaian kata motivasi yang di print dan dipasang dengan jelas di tembok kamarnya, ia membaca

-Masa depan mu akan terbentuk, jika kamu melakukannya hari ini. Bukan besok-

Dari situlah akhirnya sang gadis langsung bergegas untuk merapihkan dan membersihkan badannya, lalu membuka laptop dan mempelajari bahasa pemograman. Hari demi hari, ia terus menekuni nya. Ia telah merubah pola pikirnya untuk menjadi sukses di bidang nya sekarang dan tak luput untuk membahagiakan kedua orangtuanya dan ia tidak mau jika keinginannya hanya sekedar kata ingin tapi ia benar-benar ingin untuk meraih dan mencapainya. Hingga ia terus berlatih sampai ia mahir dalam bidang programmer

Begitulah kisah nya, semoga menjadi motivasi bagi kalian juga ya.. raih impian mu dan mulailah menggapainya dari sekarang.. 
See you on the next time.. bye..bye..

Komentar